Apa kabar, Ramadhan?


Sebentar lagi Ramadhan datang, apa yang sudah aku persiapkan?
Membiasakan puasa Senin Kamis, ataukah puasa Daud?
Membiasakan tilawah sehari satu juz?
Membiasakan Qiyamul Lail setiap malam?
Membiasakan shalat Dhuha setiap pagi?
Membiasakan infaq setiap hari meski hanya seratus rupiah atau senyuman?
Mengulang dan menambah hafalan Al Qur’an setiap hari?
Membiasakan introspeksi diri (apa saja yang sudah aku lakukan hari ini)?
Menambah wawasan dengan membaca buku setiap hari meski hanya 1 halaman?
Segera beranjak wudlu dan menuju ke masjid ketika adzan berkumandang?
Menahan diri dari ghibah dan berusaha menundukkan pandangan?
Berpikir positif atas setiap peristiwa yang Allah takdirkan?

Semoga tahun ini aku bisa mengisi Ramadhan dengan amalan sebaik mungkin, Aamiin..
Aku tidak tahu apakah aku bisa ketemu lagi Ramadhan tahun depan?

Layanan SIM Keliling Polresta Yogyakarta


pelayanan2bsim2bkelilingBagi Anda warga DIY yang bekerja di sekitaran Kota Yogyakarta, jika ingin memperpanjang SIM, kini tidak harus datang ke Polres, cukup melalui Bus SIM Keliling yang ditempatkan di beberapa titik tertentu. Sebagai catatan, pelayanan SIM keliling yang dibuka pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB ini hanya menerima perpanjangan SIM A dan SIM C. Warga yang mengurus hanya diminta membawa persyaratan: fotokopi KTP yang masih berlaku dan fotokopi SIM masing masing rangkap tiga serta Surat Keterangan Kesehatan Dokter.
  • Senin, Pelayanan di depan Balai Kota Yogyakarta (09.00 s/d 12.00)
  • Selasa, Pelayanan di depan Balai Kota Yogyakarta (09.00 s/d 12.00) 
  • Rabu Pelayanan di Purawisata mulai pukul (09.00 s/d 12.00) 
  • Kamis, Pelayanan di depan Puro Pakualaman (09.00 s/d 12.00) 
  • Jumat, Pelayanan di Purawisata (09.00 s/d 12.00) 
  • Sabtu Pelayanan di Depan Pos Teteg Malioboro (19.00 s/d 21.00)

Ilmu


amal tanpa ilmu seperti pohon tanpa akar

sedangkan ilmu tanpa amal seperti pohon yang tidak berbuah

SD INTIS School Yogyakarta Berburu Turis


IMG_2525SD INTIS School Yogyakarta telah menyelenggarakan acara berburu turis yang diadakan di Candi Prambanan Yogyakarta pada hari Senin (28/3). Acara ini merupakan acara tahunan bagi SD INTIS School Yogyakarta yang bertujuan untuk mengasah kemampuan berbahasa Inggris siswa khususnya dalam berbicara dengan turis asing. Acara berburu turis ini biasa dikenal dengan ‘Tourist Hunting Event’. Berlangsungnya acara ini dengan membagi siswa menjadi beberapa kelompok dan di masing-masing kelompok didampingi oleh dua orang educator sebagai pemandu. Pada pukul 08.30 WIB acara dimulai dengan briefing di depan pintu masuk candi. Seusai briefing, masing-masing kelompok dipersilakan mengelilingi pelataran Candi Prambanan, mencari turis asing untuk dijadikan sebagai narasumber dalam berbincang menggunakan bahasa Inggris. Mr Zen sebagai salah satu pemandu Tourist Hunting Event mengatakan, “Siswa sangat antusias dalam berburu turis karena siswa menganggap event ini sebagai ajang kompetisi untuk mendapatkan turis sebanyak-banyaknya untuk diwawancarai. Kelompok yang mendapatkan turis terbanyak akan menjadi pemenang. Mereka sangat percaya diri dalam bercincang dengan para turis.”

Ibarat Teko


tekoManusia ibarat teko, ia tak kan bisa menuangkan air jika ia tak punya air.

Manusia yang tak punya ilmu,  ia tak kan bisa berbagi ilmu.

Mari jadilah kita seperti teko yang berisi sepenuh air manfaat,

sehingga kita selalu bisa berbagi ilmu  di manapun kita berada.

Semakin banyak ilmu yang kita bagi, semakin banyak ilmu yang kan kita dapat.

Ingat sabda Rasulullah SAW, “Menuntut ilmu wajib bagi setiap muslim.” (HR. Muslim)

Tanpa Pamrih


kubantu teman

Hari ini saya belajar dari murid saya yang satu ini. Ia tanpa pamrih membantu temannya menalikan sepatu. Ia begitu sigap begitu melihat temannya kesulitan menalikan sepatu. “Nak, semoga kelak engkau jadi orang dermawan yang hanya selalu mengharapkan ridha Allah SWT, aamiin..”:)

Orang Dewasa Tidak Adil!


Hari ini saya menegur beberapa murid saya yang melanggar aturan sekolah, yaitu harus memakai sandal atau sepatu ketika bermain atau berada di area play ground. Tak seperti biasanya. Ketika saya minta mereka untuk membaca istighfar karena pelanggaran tersebut, ada salah satu murid saya yang berkaca-kaca, lalu menangis menyendiri. Tiba-tiba ia mendatangi saya dengan muka marah, matanya  memerah, mengeluarkan air mata, tangannya mengepal di samping badan, lalu berkata dengan nada tinggi, “Orang dewasa tidak adil! Mengapa orang dewasa selalu menghukum anak-anak yang melanggar aturan, sementara kalau orang dewasa yang melanggar aturan, mereka tidak diberi hukuman yang sama?!” Saya pun terdiam, kaget mendengar kata-kata tajam meluncur dari murid saya yang satu ini. Ia selama ini saya kenal sebagai anak yang cute, ceria, dan lucu, ternyata bisa semarah ini dan mengeluarkan kalimat yang sangat menohok. Lalu murid saya itu saya ajak ngobrol dan berakhir dengan kesepakatan bahwa orang dewasa yang ada di sekolah juga harus saya minta istighfar ketika melanggar aturan tidak memakai alas kaki di area play ground.

Setelah saya renungkan, ada benarnya juga kata-kata murid saya itu.. kadangkala kita sebagai orang dewasa menuntut anak disiplin, sementara diri kita sering membuat permakluman atas kesalahan yang kita perbuat. Padahal, perbuatan kita menjadi contoh bagi anak-anak dan murid-murid kita. Astaghfirullaah.. Terima kasih muridku, kau telah memberikan secercah cahaya untuk evaluasi diri gurumu yang banyak berbuat salah ini. Semoga kelak engkau menjadi pelita bagi kegelapan di manapun engkau berada, aamiin..

 

Assalamu’alaikum :)


Assalamu’alaikum, Sahabatku semuanya… Bagaimana kabarnya? Sehat kan? Semoga demikian adanya.. Sudah lama sekali ya saya tak menyentuh blog ini. Posting terakhir pada bulan April 2014. Wah, ternyata sudah 9 bulan :O Apa ya kesibukan saya sampai-sampai tak sempatkan urus blog ini? Hmm.. lebih tepatnya sok sibuk kali ya.. hehe
Btw, kabar baiknya, mulai hari ini saya ingin hidupkan kembali blog ini dengan postingan-postingan yang insyaAllah bermanfaat.. kalau dirasa tak ada manfaatnya tak usah dibaca dan kasih tau saya ya.. Oke?! Terima kasih:) [.]

UFO Super


ufo super

ufo super sedang latihan karate

Perkenalkan salah satu murid saya di SD Intis School Yogyakarta. Ufo merupakan nama panggilannya. Nama lengkapnya Khairu Aufa Dharma. Dia sekarang duduk di kelas L2 Ibnu Rusyd. Ayahnya seorang dokter dan juga dosen Fakultas Kedokteran UII, sedangkan ibunya adalah seorang pengusaha pernak-pernak dan pehobi desain interior.

Ufo anaknya lucu. Ia punya teman akrab, namanya Hadyan. Ketika mereka berdua ketemu, mereka seperti punya dunia sendiri. Hadyan yang pendiam jadi banyak bicara jika bersama dengan Ufo. Ufo sangat suka dipanggil Ufo Super. Ufo baru saja pindah rumah. Rumah baru Ufo sangat unik. Tata letak interiornya tak terduga. Banyak lemari, banyak tangga, banyak pintu, dan semua perabot berbahan kayu di rumah barunya adalah buatan sendiri. Saya berkesempatan berkeliling melihat-lihat interior rumah baru Ufo saat menjenguk Ufo di rumah barunya.