Mencoba Melawan Malas Menulis (4M)


menulis

menulis

Menulis, the silent activity… Menerjemahkan lintasan pikiran menjadi teks yang terdiri dari susunan huruf, angka, spasi, dan tanda baca. Sungguh, sebuah perbuatan mulia jika diniatkan untuk saling mengingatkan dalam kebaikan dan mencegah kemungkaran. Sungguh, sebuah perbuatan dzalim ketika diniatkan untuk menyakiti orang lain, mengajak kepada kemungkaran, memfitnah, mengolok-olok, memutarbalikkan fakta, menyesatkan opini, dan tujuan mungkar lainnya. Sungguh, menulis bisa membawa penulisnya kepada aliran pahala, namun juga bisa membawa penulisnya kepada aliran dosa. Pilihan itu ada di tangan penulisnya…

Demi matahari dan cahayanya di pagi hari, dan bulan apabila mengiringinya, dan siang apabila menampakkannya, dan malam apabila menutupinya, dan langit serta pembinaannya, dan bumi serta penghamparannya, dan jiwa serta penyempurnaannya (ciptaannya), maka Allah mengilhamkan kepada jiwa itu (jalan) kefasikan dan ketakwaannya. Sesungguhnya beruntunglah orang yang mensucikan jiwa itu, dan sesungguhnya merugilah orang yang mengotorinya.” QS. Asy Syams (91) : 1-10

Lalu, jalan manakah yang akan kita tempuh?

Dari mana datangnya ide?

Kadangkala, saat hendak menulis kita sering kekurangan ide. Kepala buntu, begitu katanya, padahal Allah telah berfirman, “Katakanlah: Sekiranya lautan menjadi tinta untuk (menulis) kalimat-kalimat Tuhanku, sungguh habislah lautan itu sebelum habis (ditulis) kalimat-kalimat Tuhanku, meskipun Kami datangkan tambahan sebanyak itu (pula).” QS. Al Kahfi (18) : 109

Bagaimana bisa kita bisa kehabisan ide, ya? Padahal ilmu Allah itu sangat luas dan banyak, saking banyaknya bahkan lautan tinta pun tak sanggup untuk menuliskan semua ilmu Allah. Jangan-jangan penulisnya yang tak dekat sama Allah sehingga mata hatinya tertutup dari luasnya samudera ilmu, astaghfirullaahal ‘adziim… So, berarti kita harus mendekatkan diri kepada Allah agar Allah membuka mata hati kita sehingga dengan mudah kita bisa membaca ilmu Allah..

Malas Menulis

Malas adalah penyakit yang sering hinggap pada penulis. Kemampuan menulis dan banyaknya ide yang akan ditulis terkadang terpenjara oleh penyakit ini. Malas bisa menderivasi dirinya menjadi berbagai alasan, lagi sibuk lah, lagi tidak mood lah, lagi buntu lah, dan lagi lagi yang lain. Oleh karena itu malas harus diberangus sampai ke akar-akarnya agar tidak lagi menjangkiti kita. Banyak cara yang bisa kita tempuh untuk mencoba melawan malas menulis (4m), salah satunya adalah menulis tulisan ini… ^^v

Wallahua’lam bishawab.

4 responses to “Mencoba Melawan Malas Menulis (4M)

  1. sip2!!!

    jadi ter’sadar’kan…
    boleh saya bagi ke teman2?

    tulisan yg ringan, tapi berat
    ringan dibaca, mudah dipahami namun sarat makna
    insyaAllah…

    Keep Writing…!!
    Keep Blogging, eh WordPressing…!!!

    • alhamdulillah… kalau ter’sadar’kan… ^_^
      boleh boleh boleh, silakan dibagi ke teman2, sy justru sangat senang🙂

      Keep istiqomah!!!

  2. he he he betul tuh : Banyak cara yang bisa kita tempuh untuk mencoba melawan malas menulis (4m), salah satunya adalah menulis tulisan ini… ^^v

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s