Seikat Tulisan Nan Memikat


Sebagai seorang penulis, tentu setiap diri kita menginginkan agar apa yang kita tulis mampu memikat para pembaca. Mereka tertarik dan antusias untuk membaca tulisan kita dari awal hingga akhir kemudian bisa menangkap maksud tulisan kita. Tentu untuk mewujudkan itu semua perlu kita ramu tulisan kita agar mak nyus

Judul Tulisan
untuk memikat mata pembaca agar mampir untuk membaca tulisan kita dari sekian banyak tulisan yang ada dapat kita upayakan dengan membuat judul yang menarik. Judul hanya terdiri dari beberapa kata bahkan ada yang satu kata namun memiliki arti penting. Mengapa? Karena ia dicetak paling besar daripada lead atau isinya. Bak iklan di tepi jalan, judul menjadi salah satu faktor apakah tulisan kita dibaca oleh pembaca atau tidak. Oleh karena itu upayakan kita buat judul yang eye catching –mencolok. Setelah mata pembaca tertuju pada judul tulisan kita, maka ia pun akan membaca kalimat pembuka dan kalimat-kalimat seterusnya. Judul yang menarik untuk sebuah cerpen misalnya “Menanti Menantu”, atau “Diskon Pahala” untuk sebuah opini. Menurut saya ketika saya membaca judul itu, saya jadi penasaran untuk membaca apa isinya. Silakan buat judul menarik lainnya.

Kalimat Pembuka
Setelah judul yang menarik, perlulah pula dibuat kalimat pembuka yang memikat sehingga tak terjadi jet lag atau shock pembaca. Judul yang memikat tapi tak diikuti kalimat pembuka yang memikat pula, akan membuat pembaca kecewa dan tak mau meneruskan membaca tulisan kita. Bisa jadi ia hanya membaca awal paragraf saja kemudian bosan dan beralih ke tulisan lain yang lebih menarik untuk dibaca. Suguhkan fakta yang mencengangkan misalnya, atau perumpamaan yang menggelitik rasa. Sebagai contoh, “Wanita setengah baya itu terus saja memukul-mukul kepalanya. Ia tak habis pikir kenapa juga ia membeli barang yang tak dibutuhkannya, kena tipu aku! Begitu gumamnya…”. Teman-teman tentu lebih bisa untuk membuatnya. Silakan dicoba…

Isi Tulisan
Keterpikatan pembaca pada judul dan kalimat pembuka kita tak boleh disia-siakan begitu saja, segera saja kita hidangkan kepada mereka isi tulisan yang renyah penuh makna, bukan seperti snack isi angin lho, yang dari luar kelihatan apik dan menarik namun setelah dibuka kemasannya, isinya tak seberapa ditambah angin yang tak mampu terasa di lidah. Kita uraikan fakta demi fakta, ide demi ide yang terlintas di kepala kita ke dalam isi tulisan. Para pembaca pun akan terkaget-kaget menemui apa saja yang ternyata baru di dapatnya di tulisan kita. Apa boleh dikata, ckckckck amboi ni tulisan, keluarlah dari mulutnya..

Khusnul Khotimah
Setelah pembaca berdecak gumam berselancar kata, perlu kita tampilkan penutup yang baik. Khusnul khotimah tak hanya boleh di akhir menutup usia, tapi juga perlu di akhir tulisan kita. Penutup yang baik mereview apa saja yang telah kita suguhkan tadi sehingga isi tulisan kita senantiasa terngiang-ngiang di kepala pembaca. Boleh lah kalau sekiranya menggunakan jurus pantun. Atau tak mengapa seandainya teruntai kata-kata mutiara. Yang jelas, penutup kata yang khusnul khotimah akan membuah pembaca menjadi lega, tak sia-sia aku membacanya, gumamnya dalam hati…

Akhirnya…
Hayuk kita coba bersama! Waktu kita 20 menit. Tuliskan apa saja, terutama yang sekarang sudah nyangkut di kepala. Oke! Siap? Satu, dua, ti….ga!
Semangat!!! \\^o^//

Tulisan ini didedikasikan untuk BioLitic Himabio FMIPA UNY
Kamis, 26 Agustus 2010 – 16 Ramadhan 1431 H

Kami ber-11 berdiskusi di bawah rindangnya pohon Talok atau Kersen (Muntingia calabura) yang tumbuh di kompleks ormawa FMIPA.

6 responses to “Seikat Tulisan Nan Memikat

  1. Jadi makin semangat dengan satu hari satu tulisan..

    Semangaaat..

  2. syukron tipsnya (ada yang sudah ane buktikan sich😀 )

    boleh nih kayaknya antum beri komentar tentang teknik penulisan ke tulisan2 ane, maklum ane kan bukan benar-benar penulis, hanya mengikuti alur pikir saja

    *sepertinya ada yang ane kenal di Himabio UNY

    • afwan…

      insya Allah… btw sy jg masih belajar nulis kok mbak. tulisan2 tak lebih baik drpd tulisan2 mbak anyta.

      *namanya siapa mbak anak himabio yg mbak anyta kenali?

  3. *namanya Riza Sativani, angkatan 2008 kah, ada kan?

    enggaklah, masih bagus tulisan-tulisan antum, ber-etika penulis😀

    • *kayaknya pernah dengar nama itu? pas acara apa ya? hmm,,,, (lupa)

      mbak anyta, sekali-kali kasihlah komentar ke tulisan2 saya. kalau jelek dibilang jelek aja, mbak. biar saya perbaiki begitu. nuwun…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s