Ada Ide di Atas Dua Roda yang Berputar


Oleh: Zen Muhammad Alfaruq

diatasduarodayangberputarIde bisa datang dari mana saja, kapan saja ia mau. Namun, terkadang ide jual mahal, nggak mau mampir di kepala padahal lagi dibutuhkan, kadangkala ia usil juga mendatangi kepala kita di saat yang tidak tepat, saat shalat misalnya.

Sedangkan yang terjadi pada saya, ide lebih suka mendatangi saya saat berada di atas dua roda yang berputar, alias saat mengendarai sepeda motor. Ketika berangkat ke kampus, atau pulang dari kampus, kepala saya sering dihampiri ide-ide cemerlang (menurut saya sih :P). Kalau itu yang terjadi, saya lisankan ide-ide itu (kaya’ orang gila, ngomong sendiri, hehe :D), kadang saya catat di ponsel yang saya letakkan di tempat yang terjangkau tangan saya, kadang pula saya tulis di kertas yang saya siapkan di saku saya, tapi pernah juga karena hujan saya tak sempat menuliskan ide di ponsel maupun kertas, saya pun buru-buru pulang lalu menuliskan ide tak diundang itu di papan ketik atau buku agenda setiba di rumah. ‘Notepad.exe’ menjadi teman akrab saya di saat-saat seperti itu. Enteng sih loadingnya. Jadi sang ide sempat terselamatkan, apalagi komputer di rumah pemanasannya agak lelet alias lola (bukan nama orang lho😀, ‘loading lama’).

Saya memegang prinsip, “hargailah ide Anda sekecil apa pun itu”. Karena ide yang mungkin bagi sebagian orang dianggap sepele, konyol, aneh, wagu, namun suatu saat nanti bisa menjadi barang mahal yang tak ternilai harganya. Konon, dahulu kala ketika air minum dalam kemasan belum pernah ditemukan, sang penggagas ide air minum dalam kemasan diketawai dan dicemooh habis-habisan oleh orang-orang di sekitarnya waktu itu. Namun, lihatlah apa yang terjadi sekarang? Air minum dalam kemasan menjadi suatu hal yang lazim bahkan menjadi trend. Orang yang minumnya air kemasan itu prestis, sedangkan orang yang minum air rebusan sendiri kurang prestis, agak minder malah bagi sebagian orang. Jadi sekali lagi, hargailah ide Anda. Kalau bukan Anda sendiri yang menghargainya, siapa lagi?

Toragan, 29 September 2010

9 responses to “Ada Ide di Atas Dua Roda yang Berputar

  1. Ide seperti…ilham dari Allah pada kita sehingga manusia ini benar selalau terbimbing oleh iradah Allah

    zen:
    betul itu mas suyono.. saya setuju banget ^^d tanpa bimbingan Allah kita tak akan pernah dapat ide.. btw, makasih ya atas kunjungannya.. insya Allah kunjungan balik dah..

  2. saya juga banyak keluar ide wektu naek motor…
    kok bisa yaa… apa karena bisa liat kanan kiri..trus idenya ngalir deras gitu hehee

    zen:
    wah, sama dong mas.. kita sehati kalo gitu😀
    kayaknya seperti itu mas.. di kanan kiri jalan begitu banyak inspirasi bertaburan bak bintang di luasnya cakrawala langit malam.. selain itu juga kalau pas naik motor kadang sy bisa merenung dan muhasabah juga..
    *makasih ya mas atas lawatannya. sy udah nengok blog mas moudy dan udah meninggalkan komentar di sana, postingan yang soal sahabat itu lho..

  3. Mas Zen kita tukaran link ya.. link blog mas sudah saya pasang…

    zen:
    oke, mas suyono😉 dengan senang hati ^^
    ohiya, sy udah kasih komentar di postingan mas suyono yg membahas soal bersyukur lho.. coba diperiksa..

  4. Saya lebih senang mengistilahkannya dengan ‘menangkap ide’. Saya juga seperti itu kok, tapi bersepedanya saya sengaja. Misalnya bersepeda menyusuri jalan yg kiri kanannya hijau sawah. Tapi lebih seringnya pakek sepeda kayuh,, hehe; Salam kenal Mas Zen;

    zen:
    hebat dong mas.. pernuh perjuangan untuk menangkap ide.. salut deh mas ^^d
    salam kenal juga masbro😉

  5. yang menganggu itu saat ide datang saat kita sedang sholat….. jadi susah kusyu sholatnya >,<'

    zen:
    iya tuh mas.. antara istighfar dan bersyukur.. bersyukur dpt ide tapi istighfar sholatnya nggak khusyu’😀

  6. hehehe…
    saya jarang bawa polpen ma kertas..
    emang bener kadang ide gag diduga..
    kalo dah kelupaan lewat lah….
    ide yang bagus tuh dicatet di hape..
    tapi fasilias mengetik yang rada sulit di hape buatku kadang rada males keburu ilang tuh ide hehehe…

    zen:
    kalo gitu, idenya direkam pake hape ada mas joO.. ntar sampe rumah disalin dah ^^

  7. mirip sekali dg sya. kalo sdg naik motor, sering sekali ide2 (yg menurut sy menarik utk ditulis) bermunculan. dlm perjalanan sdh diniatkan nanti mau sya tulis. tp terkadang, hanya segelintir yg menjadi produk. yg lain entah ke mana.
    memang ilmu (ide) itu (juga) harus diikat..

    sip!
    hargailah ide itu sekecil apapun. krn klo bkn qt, siapa lg?

    keep writing..!!

    zen:
    kalau bukan kita, ya kami.. hehe😀

  8. berputarnya roda seiring berputarnya otak kita….
    lompatan-lompatan ide ada setiap saat,,, mencatat hal bijak bila tak ingin ditinggalkan bahkan dilupakan ide,,,
    great! semangat nulis-nulis apapun itu🙂

    zen:
    oke, oke😉 tentunya nulis yang baik2 aja kan, mbak kendri? biar menginspirasi orang lain untuk berbuat kebaikan..

  9. hu’um.. setali tiga uang ama bang zen.. kadang pas di jalan ngelantur, eh ngelamun, eh mikir dink.. malah dapet ide.. sayang kadang suka ilang.. kadang aku juga dapet pas lagi di WC (oops :P)

    zen:
    dicatet tuh ide2nya, biar nggak ilang.. mahal lho harganya.. keep making idea ya ^^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s