Prinsip dalam Memilih Pasangan Hidup


Berikut ini ada sedikit oleh-oleh dari sebuah kajian keislaman yang disampaikan oleh Ustad Darul Falah, seorang trainer dari Jogja Family Center. Selamat menyimak, semoga bermanfaat..

Apa saja prinsip dalam memilih pasangan hidup?

  1. Yakinlah bahwa jodoh itu di tangan Allah, tugas kita adalah ikhtiar untuk menyingkap takdir Allah tentang jodoh sesuai dengan aturan yang Allah tetapkan, sehingga kita tidak sombong karena banyak kelebihan atau putus asa karena banyak kekurangan
  2. Sesungguhnya memilih cara dan siapa yang dipilih adalah hak pribadi, sehingga tidak ada paksaan atau keterpaksaan
  3. Realistis dan objektif, tidak terjebak pada tuntutan kesempurnaan calon karena justru akan menjebak pada saat menjalani rumah tangga
  4. Yakinlah bahwa setiap manusia pasti ada kelebihan dan kekurangan, yang penting hal prinsip tidak ada persoalan
  5. Boleh meneliti calon lewat data dan diskusi untuk menguatkan “rasa”, tapi keputusan akhir dengan meminta “pertimbangan” Allah
  6. Jangan mempersulit diri hal yang mudah
  7. Jangan persempit diri hal yang luas, misal: fokus pada seseorang
  8. Pasangan kita adalah cermin dari diri kita, maka ikhtiar menjadi lebih baik lebih urgent dalam mencari pasangan terbaik (QS. An Nur: 26)

5 responses to “Prinsip dalam Memilih Pasangan Hidup

  1. mas mksudnya yang terkhir gmn mas, yang Pasangan kita adalah cermin dari diri kita?

    zen:
    jadi kualitas pasangan kita adalah cerminan kualitas diri kita. dalam qs. an nuur ayat 26 diterangkan,
    “Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezki yang mulia (surga).”

  2. wah bahasan yg berat😀

    zen:
    ah masak sih? meski berat, bahasan ini perlu diketahui oleh para bujangan, biar nggak kesasar😀

  3. Betapa banyak mereka yang sibuk mengikuti pelatihan, training, short course tentang pernikahan sampai-sampai melupakan dirinya sendiri; lupa untuk segera memantaskan diri dan lupa untuk segera mencari pendamping dalam hidupnya. Mereka terlalu asyik dengan materi-materi yang disampaikan pembicara, tetapi lupa bahwa materi itu harus segera diamalkan. Mas Zen, sampean tahu tidak ciri-ciri mereka? he..he..

    zen:
    hehe😛 jadi malu..

  4. wahhh ilmu baru🙂
    jzkllh share nya, ditunggu yng lain,,, undangan nikah maksudnya😛😛

    zen:
    alhamdulillaah.. ^^
    waiyyakum.. insya Allah, kalau nggak lupa ya..😀

  5. hmm, kayaknya ada yg mo nyebar undangan dalam waktu dekat nih ^^v

    zen:
    aamiin.. btw jauh dekat itu relatif lho, mas..😛

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s