Senja nan Membara


Meski mata terkantuk-kantuk,
ujung pena tak mau terdiam.
Bola berbalut tinta di ujungnya
terus menari, meski terseok.

Dan lampu-lampu pun dipadamkan
karena jam menunjukkan waktu pulang..
Gelap.. Semakin sunyi, sepi..
Alunan merdu ibu penjaga pintu menggema.

Meski begitu, asa tetap membara di dada
hingga cita tampak nyata.
Aku pasti bisa!

UPT Perpus UNY ~ Jalan Monjali
Selasa, 24 April 2012
17.20-17.30 WIB

4 responses to “Senja nan Membara

  1. semangaaaaat ^^

  2. nggarap skripsi po zen koq neng perpus? がんばって!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s