Ketika Tangan dan Kaki Berkata

Akan datang hari… Mulut dikunci
Kata…tak ada lagi
Akan tiba masa… tak ada suara
Dari… mulut kita

Berkata tangan kita..
Tentang apa yang dilakukannya
Berkata kaki kita..
Kemana saja dia melangkahnya

Tidak tahu kita.. Bila harinya
Tanggung jawab tiba…
Rabbana..
Tangan kami.. Kaki kami..
Mulut kami.. Mata hati kami..

Luruskanlah.. Kukuhkanlah..
Di jalan cahaya.. Sempurna
Mohon karunia.. Kepada kami
Hambamu yang hina..

Sebuah renungan dari om Chrisye (alm.), “Ketika Tangan dan Kaki Berkata”

*Apa saja yang sudah kita siapkan untuk bekal kita esok?

Beginikah Cara Menyambut Hari Raya?

ilustrasi (from: beritajatim.com)

Pagi ini (31/10), salah satu stasiun televisi swasta memberitakan, di Demak–Jawa Tengah tiga orang tewas akibat ledakan petasan yang dibuatnya. Selain korban jiwa, tiga rumah luluh lantak. Ketiga orang korban tewas tersebut rencananya membuat petasan berdiameter 50 cm setinggi 80 cm dengan 2,5 kg bahan peledak untuk menyambut Hari Raya Idul Adha.

Masya Allah, na’udzubillaahi mindzalik.. Semoga kita terlindung dari tindakan demikian. Sebuah cara sia-sia menyambut hari raya. Hari raya seharusnya disambut dengan menjalankan sunnah-sunnah yang dituntunkan Rasulullah, bukan dengan membuat petasan. Uang untuk membeli bahan petasan seharusnya bisa digunakan untuk membeli hewan kurban. Namun apa dikata, nasi telah mejadi bubur, apa yang sudah terjadi tak bisa direvisi.

Dari  kejadian ini kita menjadi tahu beda cara beramal orang yang berilmu dan yang tak berilmu. Orang yang berilmu akan menyambut Hari Raya Idul Adha dengan berbagai sunnah Rasulullah, seperti memperbanyak puasa di 10 hari bulan Dzulhijjah (terutama pada hari Arafah–9 Dzulhijjah), memperbanyak amal shalih (shalat, infaq, sedekah, dzikir –tahlil, takbir dan tahmid–, membaca Al Qur’an, berbuat baik kepada orang tua), taubat serta meninggalkan segala maksiat dan dosa, amar ma’ruf nahi munkar, melaksanakan shalat Iedul Adha dan mendengarkan khutbahnya, berkurban pada hari raya kurban dan hari tasyriq, melaksanakan ibadah haji dan umrah. Sedangkan orang yang tidak berilmu justru menyambutnya dengan kegiatan yang membawa mudharat bagi dirinya dan orang-orang di sekitarnya.

Ya Allah, lindungilah kami dari kebodohan, berikanlah kami semangat dalam mencari ilmu sehingga kami senantiasa berada di jalan-Mu yang lurus.. Ya Rabb kami, hindarkan kami dari tindakan bodoh, konyol, dan sia-sia yang merugikan diri kami dan orang-orang di sekeliling kami.. Laahawlaa walaaquwwata illaabillaah.. Aamiin yaa Rabbal’aalamiin..

Allahua’lam bishawab..

Misteri Jodoh

Jodoh itu misteri. Kita tak tahu siapa jodoh kita kelak (for single :D ), hingga kalimat ijab qobul usai kita ikrarkan. Bisa jadi ia adalah orang yang (sangat) dekat dengan kita, bisa jadi ia adalah orang yang belum pernah kita kenal sebelumnya, orang baru dalam kehidupan kita. Namun siapa pun ia, pastikan bahwa ia adalah orang yang baik agamanya.

Jangan sampai kelak kita menjadi orang tua yang mendzalimi anaknya karena salah satu bentuk kedzaliman orang tua adalah tidak mencarikan ibu yang baik bagi anaknya. Bagi seorang laki-laki, mencari istri berarti mencari ibu yang baik untuk anaknya kelak. Bagi seorang wanita, mencari suami berarti mencari ayah yang baik untuk anaknya kelak.

Untuk memastikan bahwa jodoh kita adalah orang yang baik agamanya, kita perlu memastikan bahwa diri kita adalah orang yang baik agamanya. Dan setelah itu kita harus memilih jalan mencari jodoh yang dibenarkan oleh Allah SWT, cara yang syar’i, cara yang jauh dari keterlibatan hawa nafsu dan syahwat. Cara yang aman, terpercaya, dan akurat. Bukan cara yang penuh dengan akal-akalan, kepura-puraan, dan tipu muslihat.

Toragan, 27 Oktober 2011

Update Info Kajian/ Tasqif di Yogyakarta (2011)

MASJID AL MUJAHIDIN UNY (Karangmalang)

Kajian Shirah Shahabat dan Tafsir Al Qur’an bersama Ust Deden Anjar H

setiap hari Selasa, ba’da Maghrib – Isya’

—————————————————————————————-

Kajian Fiqh Sunnah dan Hadits Riyadush Shalihin bersama Ust Shalihun

setiap hari Rabu, ba’da Maghrib – Isya’


MASJID MARDLIYYAH UGM
(selatan RSU dr. Sardjito)

Kajian Rutin Pagi Hari (KRPH)

setiap Selasa (khusus akhwat/putri), Kamis, dan Sabtu pukul 06.30-selesai

CP: 085268955283, 085715253333

—————————————————————————————————

Selasa (khusus akhwat/putri)

18 okt: “Ketika Orang Tua Kurang Mendukung Jalan dakwah Kita” // Ustdzh Asri Widiarti

25 okt: “Beda Mani, Madzi, dan Wadi. Najis atau Tidak?” // Ustdzh Mimi Rahma Sari

01 nov: “Hajar, Perempuan yg Tsiqah kpd Allah, Istri Ayub yg Setia & Sabar” // Ust Shalihun (Pengasuh PPM IC Seturan)

08 nov: “Langkah Muslimah di Mihwar Daulah” // Ust Cahyadi Takariawan (Penulis Buku “Menyongsong Mihwar Daulah”)

15 nov: “Ruhul Istijabah: Jiwa Responsif Menyambut Seruan Dakwah & Jihad bagi Muslimah” // Ustdz Asri Widiarti

22 nov: “Sabar & Ikhtiar dlm Menanti Datangnya Jodoh” // Ustdzh Umi Munawiroh

29 nov: “Ummu Kultsum binti Uqbah Hijrah dg Agamanya & Berbaiat atas Keislamannya” // Ust Tulus Mustofa, MA (Pengasuh Ponpes Mahasiswa Daaru Hiraa’)

—————————————————————————————————

Kamis (umum/ putra & putri)

20 okt: “Shirah Umar bin Khatab” // Ust Salim A Fillah (Penulis Buku “Dalam Dekapan Ukhuwah”)

27 okt: “Aqidah Benteng Utama dari Kesesatan Ummat” // Ust Fadhlan Abu Yasir

03 nov: “Jelajah Hati: Menata Hati dg Cinta, Jauh dr Kegalauan” // Ust Syatori AR (Pengasuh PPMi Daarus Shalihaat)

10 nov: “Isu Dunia Islam: Tanah Air Kita dr Indonesia hingga Palestina” // Ust Fanni Rahman (Relawan Sahabat Al Aqsho)

17 nov: “Shirah Usman bin Affan” // Ust Salim A Fillah (Penulis Buku “Dalam Dekapan Ukhuwah”)

24 nov: “Fiqh Jenazah #1″ // Ust Ghazali Mukri (Pengasuh Ponpes Bina Ummat)

—————————————————————————————————

Sabtu (umum/ putra & putri)

22 okt: “Menghilangkan Trauma Presepsi” // Ust Cholid Mahmud, ST, MT (Anggota DPD RI)

29 okt: “Kupinang Engkau dg Hamdalah” // Ust Fauzil Adhim (Penulis Buku “Kupinang Engkau dg Hamdalah”)

05 nov: “Kitab Riyadus Shalihin” // Ust Shalihun (Pengasuh Ponpes Mahasiswa Islamic Center Seturan)

12 nov: “Tafsir QS Al Qalam” // Ust Nashir Harits, Lc (Pengasuh Ponpes Al Hadi)

19 nov: “Wawasan Fundamental Mahasiswa Muslim sbg Generasi Pemimpin” // Ust Anis Matta, Lc (Wakil Ketua DPR RI)

26 nov: Kitab Zikrul Maut: “Kupas Tuntas 7 Pintu Syurga” // Ust Talqis, Lc (Ktua Mahasiswa Muslim Indonesia di Mesir 2009)

 

MASJID JOGOKARIYAN (Jokteng Wetan ke Selatan)

Majelis Jejak Nabi bersama Ust Salim A Fillah

setiap hari Kamis pukul 16.00 wib-selesai

 

MASJID UZLIFATUL JANNAH (selatan kampus UAD Janturan)

Kajian Kitab Bulughul Maram bersama Ust Ma’ruf Amary, Lc, MSi

setiap hari Sabtu pukul 05.30-07.00 wib

 

MASJID NURUL ISLAM (Jalan Kaliurang, depan RM Sederhana)

Kajian Lentera Hati bersama Ust Awan Abdulllah/ Ust Adi Abdillah

setiap hari Ahad pukul 16.00 wib-selesai

 

PONPES MAHASISWI DAARUS SHALIHAAT (Pogung)

Kajian Jelajah Hati bersama Ust Syatori Abdurrauf

setiap Kamis & Sabtu, ba’da Ashar-menjelang Maghrib (untuk umum/ putra-putri)

Siap Menang, Siap Kalah

Dalam berkompetisi, dalam hal apapun, menang atau kalah adalah sebuah keniscayaan. Jika menang, maka sombong adalah pantangan, jika kalah, maka sabar adalah anjuran. Menang membuat kita harus lebih bersyukur akan nikmat yang Allah berikan dengan semaksimal mungkin berbuat kebaikan, namun tetap waspada akan munculnya kesombongan. Kalah membuat evaluasi menjadi suatu keharusan yang pantang ditinggalkan, juga menjadi cambuk diri untuk berusaha lebih baik di masa yang akan datang. Yang terpenting adalah ikhlasnya niat dan maksimalnya usaha, menang atau kalah Allah lah yang menentukan.. Betul?

Ikhlas

Saat kita bertamu ke rumah seseorang dengan niat yang ikhlas, semata-mata karena Allah, untuk menyambung tali silaturahim, maka dari wajah kita akan memancarkan senyuman yang tulus dan tutur kata yang ramah. Jika kita hendak menyampaikan suatu hal kepada orang yang kita kunjungi, maka senyum tulus yang terpancar dari wajah  kita dan keramahan tutur kata kita akan membuka gembok-gembok psikologis yang membelenggu. Maka ikhlaslah dalam setiap silaturahim kita..

Menikmati Kesadaran

Sungguh nikmat menjalani segala sesuatu yang didasari oleh kesadaran. Bukan karena menggugurkan kewajiban atau karena keterpaksaan. Setiap langkah begitu bermakna, setiap detiknya begitu berarti, dan jiwa ini nyaman dibuatnya. Ketika kita menjalankan shalat wajib karena sadar bahwa shalat itu mencegah kita dari perbuatan keji dan munkar, bahwa shalat itu merupakan penyucian jiwa kita dari dosa-dosa yang telah kita perbuat baik secara sadar ataupun tidak, bahwa shalat itu membawa pada ketenangan batin, maka Continue reading

Sayur Skripsi

kumpulkan bahan-bahannya
pilih bagian-bagian yang lezat
ambil lalu masukkan panci
taburi garam coretan

aduk merata
jangan tinggalkan
nanti gosong lho
tak enak dimakan

pecahkan telur
lalu didadar sampai matang
angkat
lalu sajikan hangat-hangat

kalau ada es krim
taruh di sampingnya
segar hangat
lalu sejuk lega

Zen Muhammad Alfaruq
Toragan, 23 Juni 2011

Balada Kredit

Kala mendesak diujung perlu
Tak kuasa lagi untuk menunda
Kontan masih jadi impian
Kredit pun jadilah pilihan

Nikmat di awal
Proses panjang berliku kemudian
Namun apakah salah
Jika akhirnya memilih

Pun soal kehidupan insan
Saat gundah galau gulana menerpa
Meski modal tak kunjung cukup juga
Kredit tak kuasa dihindarkan

Manis berbunga-bunga
Semerbak mewangi aroma
Disertai lika-liku pancaroba
Berlayar melintas samudera

Zen Muhammad Alfaruq
Toragan, 21 Juni 2011 ba’da shalat dzuhur 12:25 WIB